Tuesday, April 26, 2016

ARTIS DAN PILKADA

BAB 1

Pendahuluan


1.1 Latar Belakang

Tak sedikit partai yang percaya popularitas artis masih bisa jadi senjata yang ampuh untuk unggul dalam pilgub DKI 2017. Karena dengan kepopularitasan calon gubernur bisa mengundang perhatian dari warga jakarta yang akan mengikuti pilgub DKI nanti.Contohnya saja Ahmad Dhani yang siap mencalonkan diri sebagai calon gubernur jakarta di pilkada nanti. Dari kalangan artis pun tak hanya bermodalkan popularitas dan ketenaran semata. Karena ada pula artis yang sudah terjun ke dunia politik contohnya saja Desy Ratnasari dan Eko Patrio. 

Sebagai contoh, mantan artis sinetron Zumi Zola mampu memenangkan pilkada pada 9 Desember lalu. Beliau berhasil meraih suara terbanyak pada pemilihan gubernur (pilgub) Jambi untuk periode 2016 - 2021.

1.2 Rumusan Masalah

Apakah masih bisa artis yang populer berpeluang untuk bersaing di pilkada ?

BAB 2

Pembahasan

2.1 Artis Calon Pilkada

Sejumlah artis Indonesia, yang kini menjadi anggota DPR RI, digadang-gadang akan maju dalam pencalonan Calon Gubernur DKI Jakarta. Di antaranya terdapat nama Tantowi Yahya, Dessy Ratnasari dan Eko Patrio yang di usung oleh partainya masing-masing.
Soal popularitas, nama mereka tidak diragukan. Masyarakat dipastikan mengenal wajah-wajah mereka yang kerap hadir di layar kaca. Sebanding dengan Basuki Tjahaja Purnama yang wajahnya juga dikenal masyarakat. Meski begitu, mampukan ketenaran mereka memikat warga Jakarta? 

Erwin Jose Rizal, warga Sunter, Jakarta Utara, menganggap sah-sah saja artis politisi maju dalam Pilkada DKI. Menurut dia, tren kalangan artis terjun ke dunia politik juga terjadi di negara lain. 

"Boleh saja mereka maju, mereka kan punya hak dipilih dan memilih juga sebagai warga negara Indonesia," kata Erwin, saat ditanyai di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (1/2/2016).

Namun, Erwin merasa para artis tersebut belum berkompeten untuk menjadi gubernur Jakarta. Masalah di Ibu Kota, kata dia, terlalu kompleks. Maka, DKI harus dipegang oleh orang yang kompeten dan mempunyai gagasan yang bagus untuk mengatasi masalah yang ada di Jakarta.

"Belum pantaslah mereka menjadi orang nomer satu di sini. Kinerjanya belum keliatan. Mereka masih ramai di koran, tapi sepi gagasan buat pemerintahan," ucapnya.

Suroso, warga Mampang Prapatan, juga mengatakan hal serupa. Para artis yang bakal dimajukan oleh partai politik, belum bisa menjadi pesaing yang berat untuk Ahok dalam Pilkada 2017.Menurut dia, masyarakat sekarang sudah pintar dalam menentukan pilihan untuk masalah pemimpin. Walaupun para artis tersebut sudah terkenal di tengah masyarakat namun kiprahnya dalam dunia pemerintahan dirasa belum memadai. 

"Masyarakat sekarang sudah pintar dalam memilih, pak Ahok kan udah keliatan nih kerjanya bagus. Para artis itu kan jago masalah akting atau nyanyi di TV tapi kan belum tentu jago ngurusJakarta," ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Eva, warga Karet Tengsin. Menurut dia, kans para artis yang akan mencalonkan diri pada Pilkada DKI 2017 terbilang kecil untuk menduduki jabatan gubernur Jakarta. Sebab, para artis tersebut harus bersaing dengan tokoh tokoh yang lebih berpengalaman di pemerintahan. Semisal, Ahok, Ridwan Kamil dan Risma. 

"Berat kalau untuk jadi, warga masih banyak yang belum percaya sama mereka. Kayanya sih Ahok lagi yang jadi soalnya banyak warga yang suka sama kinerjanya dia," ujar dia.

Kemal, warga Taman Mini, menganggap sah-sah saja jika kalangan artis maju dalam Pilkada DKI 2017. Tetapi, harus artis yang mempunyai tingkat intelektualitas dan kompetensi yang baik untuk maju menjadi DKI 1.

"Sah saja kalo mereka mau maju, cuma kan masyarakat sekarang sudah pintar. Tidak asal pilih karena mereka sering muncul di TV aja," ucapnya.

Kemal mengungkapkan, dirinya tidak menutup mata ada beberapa artis yang memang mempunyai kapasitas untuk berkecimpung di kancah perpolitikan di Indonesia. Namun, menurut dia, kebanyakan artis yang masuk ke dunia politik hanya untuk mendongkrak suara partainya.

"Tantowi bagus, dia cukup pintar dan wawasannya juga luas. Menarik juga kalo dia maju jadi cagub DKI," ucapnya.

Terlepas dari tanggapan warga di atas, keterlibatan politisi berlatar belakang artis belum dipastikan. Sebab, partai politik, hingga saat ini, belum ada yang mengajukan bakal calon gubernur DKI menghadapi Ahok nanti.

2.2 Calon Artis dan Calon Bukan Artis

Tak sedikit artis yang terjungkal melawan kandidat lain yang dipercaya lebih berkualitas walau tidak terkenal dan jarang muncul di TV. Pemilihan Gubernur DKI memang baru akan digelar 2017. Tampaknya semua parpol mafhum, Ahok lawan tanding yang tak bisa dianggap enteng. Bukan saja karean incumben, tapi yang jauh lebih menakutkan Ahok sangat populer. Gayanya yang blak-blakan, gebrakannya yang kadang mengagetkan, kontroversi yang dibuatnya, hanya berujung pada satu hal: Ahok makin populer.

Parpol yang ingin ikut berlaga di Pilgub DKI tak punya pilihan selain menyiapkan calon yang tak kalah populer, atau bahkan lebih kontroversial. Di dunia nyata, di dunia maya Ahok sangat populer. Setiap hari, setiap saat Ahok jadi berita.

Boleh saja menuding Ahok punya pasukan dunia maya untuk membuat namanya tetap jadi trending topic, dengan terus mengirim komentar dan membuat artikel tentang Ahok mengundang perdebatan dan diskusi. Tapi seberapa banyak pun pasukan dunia maya yang dikerahkan kalau sosok Ahok tidak punya daya tarik kuat (entah karena disukai atau dibenci), semua akan sia-sia belaka. Cerita tentang spanduk pejabat yang ditafsirkan sebagai ambisi jadi Gubernur Jakarta, seketika mengundang netizen untuk mem-bully habis-habisan. Kalau saya orang itu, niscaya akan seketika menghentikan mimpi jadi Gubernur Betawi. Desy Ratnasari, Eko Patrio, Ahmad Dhani, Farhat Abbas, jelas sangat terkenal. Tak ada yang membantah. Semua orang Jakarta tahu siapa mereka. Tapi ketika disejajarkan dengan Ahok, apakah popularitas mereka tetap bersinar, atau meredup seketika?

Hanya dengan bekal terkenal sebagai artis, saya rasa Desy Ratnasari, Eko Patrio, Ahmad Dhani, Farhat Abbas tahu itu sama sekali tak memadai untuk jadi senjata melawan Ahok. Sebagai incumben, dengan segala gebrakan nyata yang dilakukan, secara tak langsung Ahok sudah melakukan kampanye sepanjang menjabat. Ahok, pinjam kalimat di Facebook, simbol pemimpin yang bertindak. Ini jadi menarik di tengah banyaknya pemimpin yang hanya berwacana. Ngomong aja kerjanya. Kepuasan warga Jakarta akan menjadi tiket bagi Ahok untuk melenggang di Pilgub DKI.

Tapi Ahok, seperti juga kita semua, jelas bukan manusia sempurna. Warga Jakarta yang akan menentukan masa jabatannya, juga tak semuanya puas dengan kinerjanya. Tapi siapa pun yang ingin menjadi penantang Ahok membutuhkan lebih dari sekadar nama yang terkenal. Mengusung nama artis strategi yang jauh dari meyakinkan karena yang ditantang juga sudah sangat terkenal. Seandainya Desy Ratnasari, Eko Patrio, Ahmad Dhani, Farhat Abbas, atau kandidat lain serius ingin maju melawan Ahok, tampaknya mereka membutuhkan konsultan jenius dan mesin partai yang benar-benar solid. Akan sangat banyak upaya yang harus dilakukan. Jurus usang bagi-bagi uang, seperti menggarami air laut. Sia-sia.


2.3 Calon Artis yang belum terjun ke dunia politik sebelumnya

Musisi Ahmad Dhani masuk bursa pencalonan gubernur DKI Jakarta dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra. Jika Dhani benar-benar ditetapkan sebagai calon gubernur DKI pada Pilkada 2017, ia akan berhadapan dengan calon petahana, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang memutuskan maju dari jalur independen.

Dhani mengklaim sudah mendapat dukungan dari kawan-kawannya di TNI dan Polri. Bagaimana dengan dukungan dari rekan-rekannya di dunia hiburan?

Menurut Dhani, masih sedikit artis musik yang mendukungnya meskipun ia pelaku industri musik. Dhani sudah memperkirakan pecahnya dukungan artis kepadanya. Salah satu yang langsung menjatuhkan pilihan adalah Nikita Mirzani. Artis peran itu menyatakan mendukung Ahok. Padahal ia dikenal dekat dengan Dhani. Alasan Nikita sederhana. Ia ingin Ahok melanjutkan program kerjanya pada lima tahun mendatang. Ia juga sudah merasakan perubahan yang dilakukan oleh mantan Bupati Belitung Timur itu. 

"Karena kalau ganti gubernur takutnya malah yang sudah dibangun itu akan jadi aneh lagi, infrastrukturnya, apanya, dan lainya jangan dibiarkan (mangkrak). Biarkan Pak Ahok jalan dulu sesuai janji-janjinya," kata Nikita.

Buang-buang uang

Penabuh drum band Slank, Bimo Setiawan Almachzumi atau Bimbim, ikut menyuarakan dukungan kepada Ahok. Atas nama pribadi, Bimbim menilai bahwa kinerja Ahok selama memimpin sudah tidak diragukan lagi. Perubahan di Jakarta sudah terasa, katanya. Bimbim berpendapat penantang Ahok sebaiknya berpikir dua kali untuk maju Pilkada 2017. Ia menilai yang melawan Ahok hanya buang-buang uang. Sebab warga Jakarta sudah pintar dalam memilih pemimpin.

"Dia kayak enggak ada lawannya. Enggak ada pilihan lain sejauh ini. Tapi, enggak apa-apa kalau mau habiskan uang buat lawan Ahok," katanya .

Kapasitas

Adapun penyanyi Elfonda Mekel atau Once Mekel , yang merupakan mantan vokalis Dewa 19 rupanya masih ragu dengan majunya Dhani maju sebagai cagub DKI Jakarta. Meski pernah bekerja bareng Dhani, Once akan melihat dulu apakah Dhani memiliki kapasitas menjadi pemimpin di bidang pemerintahan.

"Saya lihat dulu, apa dia (Dhani) punya kapasitas itu," kata Once ketika diwawancara dalam sebuah acara di Batik Lounge, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (11/3/2016) malam.

Pernyataan berbeda dilontarkan penyanyi, pencipta lagu, dan produser musik Bebi Romeo. Ia menyatakan senang Dhani berniat maju pilkada.

"Kalau dukung, ya dukung. Intinya kan sahabat saya. Kalau dia maju, saya senanglah," ucap Bebi .

Namun Bebi memberi mencoba memberi pandangan yang objektif. Ia menilai Dhani akan mengalami kesulitan menantang Ahok. Penyebabnya, kata Bebi, kapasitas Ahok lebih mumpuni di bidang pemerintahan ketimbang Dhani yang seorang musisi dan belum memiliki pengalaman di birokrasi.

Pengetahuan politik

Dhani sendiri menyadari minimnya dukungan dari koleganya di dunia hiburan. Karena itu ia meletakkan dukungan dari kalangan seniman di urutan buncit.

"Kalau seniman di urutan E, urutan terbawah. Mungkin mereka belum mendukung," kata Dhani.

"Mereka antara ketidakpercayaan dan ketidaktahuan. Ada pengetahuan tentang politik yang tidak sampai di situ," kata Dhani ketika ditanya sedikitnya dukungan dari dunia hiburan.

BAB 3

Penutup

Kesimpulan

Artis atau tidaknya calon gubernur sebenarnya tidak terlalu berpengaruh. Karena untuk menjadi gubernur diperlukan sosok yang mengerti tentang kota Jakarta dan bisa membangun Jakarta untuk lebih baik kedepannya. Semua orang boleh bermimpi. Semua orang, termasuk para artis terkenal berhak mencalonkan diri jadi bupati, walikota, gubernur, atau bahkan presiden. Tapi terlalu percaya diri karena merasa terkenal, hanya efektif kalau lawannya sudah tidak terkenal kualitasnya juga meragukan. Kinerja para artis yang sekarang sudah jadi pejabat, juga akan jadi bahan pertimbangan para pemilih bersikap lebih cerdas.







Referensi/ sumber:

Tuesday, March 15, 2016

ANIMASI IDOL JEPANG DAN FANS FANATIKNYA

ANIMASI IDOL JEPANG DAN FANS FANATIKNYA


Sebelumnya mari kita bahas dahulu suatu istilah dalam dunia fans di jepang, yaitu wota. Wota itu asalnya dari kata Otaku(オタク)dalam bahasa jepang, dulu konotasi-nya negatif, dan sering di deskripsikan sebagai orang yang anti-sosial dan tidak pernah keluar rumah, tetapi seiring berjalannya waktu konotasi nya malah berubah, dan Otaku ditulis sebagai wotaku(ヲタク)(dibaca “Ootaku”) untuk membedakan dari konotasi Otaku yang dulu. Wotaku(ヲタク)juga bisa disebut wota(ヲタ)(dibaca “Oota”).

Definisi Otaku adalah “orang yang punya dedikasi tinggi terhadap hobby-nya”.
Otaku adalah subculture yang umumnya mengarah pada penggemar anime dan manga, tapi wota juga banyak macamnya contohnya Seiyuu (pengisi suara) wota, Idol wota, Anime wota, dan lain-lain.

Lalu apa itu wota ?
Wota adalah orang-orang yang mempunyai dedikasi tinggi untuk mendukung dan mengikuti perkembangan idola mereka. Antusiasme dan obsesi yang mereka punya lebih tinggi dari fans. Ada wota yang buat kue ulang tahun untuk ultah Idolanya dan merayakannya sendiri. memeluk bantal bergambar idolanya itu saat tidur, Dekorasi bernuansa Idol di kendaraan seperti mobil atau sepeda motor, hingga kamar yang didekorasi hingga bernuansa tentang idol kesukaannya. Mengkoleksi barang-barang yang berbau Idol pun juga bukan hal yang jarang.

Lalu kali ini penulis ingin membahas tentang animasi idol. Siapa yang tidak tahu animasi, Animasi adalah yang merupakan hasil dari pengolahan gambar sehingga gambar tersebut menjadi bergerak.  Ya singkatnya bisa di sebut gambar bergerak. Di Indonesia mungkin lebih terkenal dengan istilah “Kartun”. Di Jepang animasi ini biasa disebut “Anime”.

Belakangan ini sedang maraknya suatu animasi jepang yang bertemakan “idol”. Idol ini biasanya adalah sebuah grup entertainer di jepang umumnya mereka bernyanyi ,menari ,hingga menjadi pengisi suara dalam serial anime di Jepang. Di awal 2007 di jepang rilis sebuah  serial anime berjudul  “IDOLM@STER”. Anime ini berhasil memikat hati para penontonnya dan tak sedikit yang menjadi fans dari anime tersebut karena memang karakternya yang dibuat imut. Karena banyaknya fans, makin banyaklah yang menjual merchandise bertemakan anime itu. Bahkan tak sampai disitu saja  IDOLM@STER inipun sampai dibuatkan sebuah live concert nya. Dimana pada konser tersebut pengisi suaranya lah yang tampil.

Sama seperti  IDOLM@STER  ditahun 2013 muncul lagi sebuah serial  anime juga bertemakan idol yaitu ”Love Live! School Idol Project”. Tak kalah dari terdahulunya yaitu IDOLM@STER , Love Live! School Idol Project tergolong lebih marak dan "Kekuatan" Love Live! ini saking tidak terbendungnya sampai mengancam popularitas Idolm@ster, sehingga mengakibatkan "Idol wars". "Idol wars" ini lebih sering terlihat dalam website social media, dimana "Producers" dan "Love Livers" saling menunjukkan kalau idol mereka itu yang terbaik, tidak jarang pun beberapa diantara mereka melakukan aksi yang dapat dibilang "anarkis", namun, itu semua hanyalah sekedar sensasi dalam media sosial saja.

Namun kecintaan para fans terhadap idolnya tersebut tak jarang dari mereka yang melakukan hal yang tidak sewajarnya.  Sebut saja wota dari anime “love live!” ,jadi ada seorang lelaki yang sangat cinta pada idolanya di love live!, ia sampai menghabiskan  dan menarik semua uangnya dari bank sebanyak jutaan yen (yang berarti ratusan juta rupiah) demi sebuah game bertemakan love live! Yang dimainkannya, meski tak memastikan ia sukses dalam game itu saat mengeluarkan uang sebanyak itu.

Tidak kalah hebohnya adalah fans dari iDOLM@STER yang membuang 2000USD setara dengan lebih dari 20 juta rupiah untuk card board 1:1 dari karakter-karakter iDOLM@STER. Card board ialah sebuah papan bergambar tokoh-tokoh dari serial animasi tersebut yang ber-skala 1:1.

Sekitar tahun 2015 kemarin, Sebuah Arcade game di jepang, terdapat sebuah ide dari para staff untuk memikirkan cara untuk mengungkapkan perasaan dari para fans Love Live untuk mengungkapkan perasaan mereka kepada karakter yang mereka sukai, “mengapa tidak memberikan fans sebuah tempat di mana mereka dapat berlutut dan membuat persembahan kepada Dewi di anime mereka?”
Walaupun  Sega dikenal sebagai perusahaan video game, perusahaan ini juga yang membuat merchandise utama untuk Love Live! .Anda akan sering menemukan arena bermain di Jepang diisi dengan Area Love Live! catcher machine dan menampilkan promosi lainnya yang bertemakan Love Live!

Jadi game nya berbentuk seperti ada 9 Tikar tepat didepan Poster dari 9 Karakter Idol tersebut, tikar tersebut ditunjukan kepada fans yang merasa ingin bersujud dan memberi sembah.
Para staff karyawan juga telah menyediakan tempat untuk membeli manisan, seperti Kue untuk para fans yang rela membelikan Kue kepada “Dewi” pujaan mereka masing masing untuk sesajen atau sesembahan.
Para staff mendapatkan keuntungan dari datangnya pelanggan yang banyak mengunjungi game juga mendapatkan keuntungan dari penjualan item item Love Live! yang juga ditawarkan disana.

Berbeda  lagi di negri Tiongkok, karena kesuksesan Love Live!  kereta bergambar para karakter serial anime tersebut yang berjalan di jalur kereta bawah tanah di sana. Adanya kereta bergambar ini membuat para penggemarnya senang, saking senangnya mereka pun rela menyembah kereta-kereta tersebut. Tak hanya sampai disitu fans ini pun bersujud ketika kereta tersebut lewat. Perilaku seperti ini sepertinya membuat seorang pria di sekitar “para penyembah” ini cukup geram dan kesal. Kemudian pria tersebut menyiram kepala salah satu dari mereka dengan air kemasan botol saat penggemar tersebut menyembah keretanya. Pria itu berpakaian serba hitam dan membawa sebatang benda panjang, beberapa mengidentifikasi benda tersebut sebagai katana, namun dari bentuk dan adanya lipatan-lipatan di batang tersebut, penulis mengira benda itu hanyalah payung yang disarungkan yang dibawa olehnya.
Dan untungnya, batang tadi tak perlu digunakan, karena mereka tahu menyelesaikan masalah dengan kekerasan bukan cara yang manusiawi. Tetapi, menyiram air ke kepada orang lain pun bukan juga hal yang baik. Apabila memang ingin menyadarkan seorang penggemar fanatik, cobalah dulu menegur dan menasehatinya dengan baik, agar tidak menimbulkan tindak kekerasan.

Dikasus lain,di tahun 2014 anime Idolm@ster mendapat anime movie nya yang berjudul “The Idolmaster Movie: Kagayaki no Mukougawa he!” . Anime movie ini berhasil meraih hasil penjualan tiket dengan jumlah yang cukup besar, yaitu menembus 500 juta Yen, dengan jumlah penonton sekitar 33.000 orang. Pada tanggal 11 April 2014 di bioskop Shinjuku Wald, diadakan acara untuk merayakan akhir penayangan The Idolmaster Movie: Kagayaki no Mukougawa he!. Di acara ini Takahashi Yuuma selaku perwakilan dari aniplex mengungkapkan statistik penonton film layar lebar ini. Di Shinjuku Wald sendiri, film ini diputar selama 11 minggu sejak tanggal 25 Januari 2014 dengan total penonton sekitar 4.100 orang untuk Shinjuku Wald, dan total penonton di seluruh Jepang berjumlah sekitar 450.000 orang.

Pada saat acara berlangsung, diadakan survey kepada para penonton tentang berapa kali mereka sebenarnya telah menonton film ini. Pada saat ditanyakan berapa orang yang menonton 10 kali, jumlah orang yang mengangkat tangan sangat banyak dan tidak dapat dihitung. Setelahnya, terus ditanyakan dengan penambahan kelipatan 5 dan masih banyak orang-orang yang mengangkat tangannya. Sampai pada akhirnya 90-100 kali disebutkan, baru akhirnya didapat dua orang yang menonton paling banyak yaitu 102 kali dan 91 kali.

Yang berarti 11 minggu adalah kurang lebih 77 hari, yang berarti orang tersebut menonton lebih dari satu kali setiap harinya. Dengan harga tiket yang rata-rata 1800 yen, berarti dia sudah menghabiskan kurang lebih 180 ribu yen atau lebih dari 20 juta Rupiah hanya untuk menonton film tersebut berkali-kali.

Lalu di lingkungan yang tidak jauh dari penulis sendiri ada beberapa teman penulis, yang mengaku sebagai fans dari Idolm@ster dan love live!  , ada yang telah menghabiskan jutaan rupiah untuk menghias sepeda motor dan mobil nya sendiri untuk hanya bertemakan anime tersebut , belum lagi ada yang untuk membeli merchandise yang tidak murah dan lain-lain.
Dampak dari itu semua bisa menyebabkan biaya hidup lainnya yang harus ditekan hemat seperti untuk makan , untuk keperluan kuliah , kos-kosan hingga hariannya. Bahkan ada teman penulis yang sempat jatuh sakit karena tidak makan dengan teratur karena uangnya telah banyak terkuras untuk urusan idol yang ia cintai. Lalu ia berpesan pada penulis dengan nada bercanda sempat bertanya-tanya tentang yang telah menimpanya ini “ Janganlah berani khilaf jajan banyak kalau tidak kuat hanya makan nasi dengan kecap.” Begitu ujarnya sambil tertawa.

Jadi dari kasus-kasus di atas tadi fenomena fans idol itu sebenarnya cukup membuat kita miris. Hal-hal tidak rasional, aneh bahkan menjijikan itu hanya untuk idola nya bahkan yang tidak nyata di kehidupan sekalipun, dan mengeluarkan uang yang sangat banyak. Menyukai idol tak lagi hanya sekedar hobi, namun telah menjadi “gaya hidup” yang harus dipenuhi, kira-kira itulah yang terjadi saat ini. Yang lebih hebat lagi, para wota ini tidak hanya menyukai wanita asli tulen yang bisa kita sentuh di kehidupan nyata ini, namun juga idol 2 Dimensi  Para wota dihipnotis oleh para idol yang tidak nyata tersebut sehingga tidak bisa melepaskan diri dari mereka.

Apa yang mereka dapatkan dari menjadi fans ,menjadi wota menjadi fanatik terhadap animasi yang tidak nyata sekalipun. Menghabiskan uang untuk mereka perusahaan yang membuat animasi itu ? mendapatkan berhala yang banyak?, ya memang itu semua mungkin tidak mengganggu orang sekitar anda. Bahkan setelah melakukan aktivitas tadi pun tak membuat idola kita yang hanya dua dimensi itu bisa senang dan merayakannya bersama-sama dirumah.

Ya memang semua yang berlebihan tidak baik, contoh dari kasus-kasus tadi adalah yang buruk.bagi penulis sendiri mengidolakan sesuatu itu tidak apa-apa,tapi lantas atas idola yang kita idolakan jangan membuat kita lupa terhadap dunia yang kita jalani sekarang. Kita harus bisa mengklasifikasi mana yang lebih penting dan jangan sampai kita kehilangan cinta kepada diri sendiri dan mementingkan suatu yang tidak nyata seperti idola yang berbentuk dua dimensi ini. Dan jangan sampai prioritas kita ini dari “harus makan nasi” jadi “harus sayang istri dua dimensi”. Menjadi fans itu tak apa-apa akan tetapi setidaknya jangan sampai lupa diri.

“Too much of anything is good for nothing”







 Referensi:

Saturday, July 18, 2015

Yang harus ada dikampus berbasis dengan IT


  1. Wi-Fi yang mencakup semua gedung
  2. Pembuatan  KRS dan Daftar ulang secara online
  3. Proyektor untuk setiap kelas
  4. CCTV untuk parkiran
  5. Aktifkan kembali I-Lounge

Wednesday, November 13, 2013

Fenomena Idol di Indonesia

UNTUK APA IDOL DICIPTAKAN?


Mungkin kalian sudah tidak asing dengan kata IDOL, satu kata yang saat ini hampir semua kalangan mengetahui nya mulai dari anak muda, pelajar, mahasiswa, pria, wanita bahkan orang tua kita pun mengetahui kata tersebut, tetapi taukah kalian alasan seseorang menciptakan Idol?

Berikut ini saya coba jabarkan beberapa alasan seseorang menciptakan Idol:
DIJUAL
Tentu saja tujuan utama seseorang menciptakan Idol adalah untuk mendapatkan keuntungan, beberapa nama yang sukses menciptakan Idol adalah Lee Soo Man, Yang Hyun Suk, Park Jin-Young, & Yasushi Akimoto. Mengapa demikian? karena dalam menciptakan Idol diperlukan investasi yang sangat besar mengingat cara mengorbitkan seorang Idol haruslah berbeda dengan artis lainnya. Dimulai dari masa training yang tidaklah instant, perawatan tubuh & wajah Idol itu sendiri sampai biaya produksi untuk sebuah lagu serta video klip nya yang tidaklah biasa. Maksud dari kata dijual adalah menjual sang Idol kepada para fans nya, bukan dalam artian konotasi negatif yang tidak perlu saya tulis disini.
DINIKMATI
Tentu saja setelah diciptakan oleh penciptanya mereka pasti ingin sekali bisa dinikmati oleh semua orang, ingat yah maksud dinikmati disini adalah ketika mereka menghibur mata & telinga kalian bukan dalam pengartian yang negatif. Biasanya ketika baru pertama kali diciptakan atau yang sering kita sebut masa awal promosi mereka masih mudah untuk kita temui tetapi tetap tidak menurunkan tingkat eksklusifitas sang Idol.
DIJADIKAN MOTIVASI
Proses menjadi seorang Idol yang sangat terkenal seperti SNSD, Super Junior, Big Bang, AKB48, berikut sister group nya serta Idol-idol lain yang tidak akan cukup bila saya tulis semua disini memang lah tidak mudah, seperti yang tertulis di poin no.1 apa yang mereka lakukan untuk mencapai titik seperti sekarang ini memang tidaklah mudah untuk itu ada baiknya mereka kita jadikan motivasi dalam hidup. Ketika ingin menonton Idol kita diharuskan mengeluarkan uang yang relatif banyak oleh karena itu otak kita dipaksa berpikir keras bagaimana caranya agar bisa mewujudkan impian tersebut. Istilah 'Banyak jalan menuju Roma' ternyata memang bukan hanya guyonan semata, untuk bertemu Idol kalian bisa mengumpulkan uang dengan cara menabung, berjualan dan masih banyak lagi cara yang mungkin sedang kalian pikirkan saat ini.


Mungkin masih banyak lagi alasan seseorang menciptakan Idol tetapi menurut saya 3 poin diatas sudah cukup untuk menjawab pertanyaan tersebut. Idol TIDAK diciptakan untuk diributkan, dipuja, dianggap kekasih dan di di lainnya yang bersifat negatif dan merugikan diri kitasebagai fans.

Mengapa Idol Bukan Manusia?
Ada alasannya kenapa mereka disebut Idol, misalnya Kpop Idol. Kenapa ga Korean singer? karena mereka sejak awal memang dikonsep sebagai Idol.Nah Idol itu kodratnya memang bikin penasaran. mereka jadi bikin Standar sendiri biar orang tetap Penasaran, bagaimana Caranya ?

Pertama, dengan memenuhi standar 'Sempurna' untuk kebanyakan orang. contohnya: kurus, cantik, bisa nyanyi, bisa dance, dan lain-lain, intinya yang bisa membuat banyak orang iri.

Kedua, Idol itu sengaja dibuat agar tidak terjangkau. Bikin aturan ketat ini itu, tujuannya biar tetep jauh, biar tetep bikin penasaran. Contohnya saja di Indonesia kalau Artis baru,maunya diberitain terus, sedangkan KPop Idol ? Jangan harap, Pengen ketemu Rookie aja aturannya SUPER ketat macam Legend. tetapi faktanya bukannya kita sebel malah jadi penasaran, sekeren apa sih mereka sampai segitunya dilindungi secara fisik maupun image-nya?

Ketiga, mereka dibuat jauh tapi dekat di hati fans. yaitu dengan fanservice. selalu ya SELALU baik sama fans. selalu bikin fans senang. Idol berusaha untuk tidak pernah mengecewakan fans, salah satunya dengan rela tidak punya pacar atau kalaupun pacaran diam-diam, mau tau alesannya kenapa?
Setelah akhir-akhir ini banyak sekali KPop Idol yang ketahuan menjalin hubungan (pacaran), kebanyakan komentar fans adalah "ga fair! kenapa dia (Idol) punya pacar dan gw nggak!".

Kalau sudah begitu pantaskah mereka dibilang Manusia ? mereka jelas sebuah produk, sengaja dibuat dengan berbagai cara untuk dicintai fans. Sampai-sampai ada istilah "mengkhianati fans juga kalau Idol nya punya pacar" Pernah berpikir seperti itu ?
Hal ini sekaligus menjawab kenapa banyak yang tergila-gila dengan salah satu idol grup di Indonesia? kenapa fansnya artis lain yang sama-sama orang Indonesia tidak segila fans idol?
Karena Artis lain yg bukan Idol ketika Kamu ketemu dia di mall, mengaku fans, minta foto, dan tanda tangan juga pasti dikasih, ga bikin penasaran kan? Tetapi untuk Idol mau nonton (Konser) aja antri sampe berjam-jam. bahkan ada yang (katanya) sampe nginep, itu berarti mereka berhasil kan menjual produknya ?

Jangan lupa (buat fans) dan jangan khawatir (buat haters), produk itu ada expired-nya, pasti suatu saat mereka akan berhenti jadi Idol. Ketika seseorang setuju menjadi Idol, maka mereka harus mengikuti peraturan yang dimiliki tuannya, tau artinya IDOL ? "I = Saya, Doll = Boneka". Rata-Rata Idol itu disukai karena dirinya bukan karena musiknya. Tidak penting lagunya gimana, asal dia yang nyanyi, 100% cocok! setuju / tidak ?

Kesimpulannya adalah, Konsep Penasaran & Sempurna yang diberikan sang Idol kepada Fans yang membuat mereka & Fans nya berbeda dari yg lain, dan tentu saja tidak perlu berlebihan dalam 'Idoling' karena segala sesuatu yang berlebihan itu tentu saja tidak baik. Setuju atau tidak tetapi inilah Realitanya.


Perlukah Idoling Menggunakan Hati?

Kali ini saya akan membahas topik yang pastinya pernah terlintas di pikiran kalian semua para kaum penikmat Idol yaitu sebenarnya perlu gak sih Idoling itu pakai Hati?


Sebelum membaca lebih jauh artikel ini saya ingin kalian bertanya kepada diri kalian sendiri, pernah gak sih terlintas di otak kalian untuk jatuh cinta kepada Idol sampai pernah berharap suatu saat nanti akan menjadi kekasih nya? Mungkin sebagian dari kalian akan menggeleng tetapi tidak sedikit pula yang mengangguk arti mengiyakan pertanyaan tersebut. Berikut ini saya jabarkan beberapa dampak ketika kalian Idoling menggunakan Hati & Perasaan:

ROHANI

Hal yang pertama kali akan terkena dampak ketika Idoling menggunakan hati adalah Rohani, bagaimana tidak ketika seseorang jatuh cinta tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon dopamin (Hormon inilah yang membuat kita merasa terbang tinggi kelangit ketujuh ketika sedang jatuh cinta) efeknya tentu saja kalian akan selalu memikirkan dan membayangkan sang Idol, padahal pada dasarnya Idol sama sekali tidak diciptakan untuk dicintai apalagi dimiliki.

MATERI

Setelah kalian jatuh cinta kepada sang Idol tentu saja hal selanjutnya yang kalian lakukan adalah berusaha membahagiakan Idol dengan melakukan segalanya demi sang Idol mulai dari mendukung, membeli album, memberikan hadiah dan lain-lain, loh itu kan wajar? Iya memang hal yang disebutkan dikalimat sebelumnya masih masuk dalam taraf wajar tetapi tidak sedikit hal diluar nalar yang kaum penikmat Idol lakukan, saya coba ambil contoh yang tentunya ini terbukti dan bukan hal fiktif, banyak kaum penikmat Idol yang rela mengeluarkan ratusan ribu - jutaan rupiah agar bisa bersalaman dengan Idol dalam durasi yang lama karena jika hanya mengeluarkan puluhan ribu durasi salam tersebut hanya 10 detik.
Contoh lainnya adalah ketika Idol ingin menggelar fansigning event pada saat promosi album barunya, untuk dapat mengikuti event tersebut biasanya menggunakan sistem kupon undian dimana ketika kita membeli 1 album akan mendapat 1 kesempatan undian, fakta mencengangkan nya adalah ketika banyak fans yang membeli puluhan bahkan ratusan album demi event tersebut.

Tulisan didalam poin no.2 tidak ada niat untuk menyindir siapapun karena hanya bertujuan memberikan informasi apa yang saat ini sedang terjadi dalam dunia entertainment khususnya dunia Idoling.

JASMANI

Rohani dan Materi sudah termakan dengan cinta kepada Idol tahap selanjutnya adalah jasmani, ketika kalian memikirkan dengan berlebihan seorang Idol dan mengeluarkan banyak hal untuk Idol secara tidak langsung itu akan menyerang kesehatan tubuh kalian, tidak perlu diulas terlalu panjang karena kalian pasti mengetahui apa itu jasmani, kita langsung saja ambil contoh, masih cukup segar di ingatan kita ketika salah satu mall baru di Jakarta yang akan mengadakan Grand Opening dengan mengundang Idol papan atas untuk datang dan menjanjikan akan diadakan sesi fanmeeting ratusan fans dari Idol tersebut menginap di depan mall tersebut, saya yang datang melihat sendiri kejadian tersebut langsung berpikir "Gila, segini nya mereka cinta kepada Idol", bahkan saya sempat terharu ketika melihat ada orang tua yang rela mengantar bahkan menemani anaknya ikut menginap di Mall tersebut, pengorbanan orang tua demi anaknya itu memang luar biasa sayangilah orang tua kalian.Setelah kalian membaca 3 poin diatas mungkin akan langsung bertanya "loh kok keliatannya semua poin diatas itu dampak negatif, mana positif nya?" menurut saya tidak ada dampak positif nya Idoling ketika menggunakan hati selain hasrat Idoling kalian terpenuhi. Cinta itu seperti bola kristal terlihat indah namun mudah pecah alias sensitif, ketika kita menggunakan Hati dalam Idoling dan kejadian tidak sesuai harapan tidak sedikit orang yang berbalik malah menjadi haters bahkan menyerang Idol dengan kata-kata kasar.

Sebelum selesai saya ingin memberi tahu kepada kalian kenapa pada bagian awal artikel menggunakan gambar Theater JKT48 & MEIS, karena saat ini kedua tempat itulah yang sering dijadikan tempat untuk Idoling sampai teman-teman saya ada yang menyebutnya altar. Pesan saya untuk kaum penikmat Idol, nikmatilah Idol sebagaimana mestinya tidak perlu berlebihan dalam Idoling karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik dan penyesalan selalu datang belakangan.

Bagaimana Cara Idoling Tanpa Main Hati ?

kali ini saya akan coba menjelaskan akar atau sebab kenapa kalian bisa main hati dengan sang Idol tentunya akan gue berikan cara untuk menghindarinya. Hal yang perlu kalian tau sebelum lanjut membaca atau mengeluarkan komentar untuk artikel ini adalah tulisan di dalam artikel ini sifatnya universal yang artinya tidak hanya terkait dengan satu jenis musik atau Idol tertentu saja. Mari kita simak bersama-sama.

Beberapa tahap sebelum kalian main hati terhadap Idol adalah sebagai berikut:

KEPEDEAN

Akar dari segala masalah tentang main hati terhadap Idol adalah kepedean, kenapa bisa begitu? mungkin tahap yang pertama ini tidak berlaku untuk Idol yang sudah sangat terkenal atau yang bisa disebut Global Idol tetapi untuk Idol yang sifatnya masih hanya terkenal sebatas di dalam negeri saja hal ini sering terjadi, salah satu penyebab kepedean adalah mudahnya komunikasi di era globalisasi saat ini. Langsung saja gue coba ambil contoh kepedean yang sering terjadi,

Sebut saja namanya Mamat dia adalah salah satu fans Idol Lokal yang saat ini sedang naik daun serta memiliki ratusan ribu bahkan jutaan fans dari seluruh Indonesia, Mamat adalah anggota dari official fans club Idol tersebut suatu hari mamat menghadiri acara bermain bowling bersama sang Idol, acara selesai Mamat pun dengan hati riang gembira pulang kerumah sesampainya dirumah sang Idol update twitter "Terima kasih yang sudah datang ke event tadi, nanti main lagi ya". Untuk fans yang tidak kepedean mungkin tweet tersebut hanya dianggap biasa saja tetapi beda hal nya ketika Mamat membaca tweet tersebut hati dia langsung berbunga-bunga, aliran darah mengalir lebih cepat dan otak tidak berpikir logis dengan berpikir kalau maksud tweet itu adalah menuju ke dia bahkan dia sampai bercerita ke teman-temannya kalau dia baru saja diomongin oleh sang Idol.

Realita nya
Pada saat event bowling tersebut ada puluhan-ratusan fans dari Idol tersebut yang datang dan bermain bersama sang Idol, tweet tersebut tentunya tidak hanya tertuju kepada Mamat tapi seluruh fans yang hadir. Miris kan ketika realita berbanding terbalik 180 derajat dengan apa yang kita bayangkan?.

DELUSI

Setelah kita mengalami kepedean dengan apa yang sang Idol lakukan otomatis otak kita akan memikirkan hal-hal aneh diluar logika yang sering kita sebut DELUSI, menurut kamus bahasa Indonesia arti dari kata delusi adalah,
Delusi: Pikiran atau pandangan yang tidak berdasar (tidak rasional), biasanya berwujud sifat kemegahan atau perasaan dikejar-kejar; pendapat yang tidak berdasarkan kenyataan; khayal.
Delusi yang biasa dilakukan oleh penikmat Idol adalah menganggap sang Idol pacar, kekasih, bahkan istri, tentunya hal tersebut tidak masalah jika hanya kita gunakan sebagai bahan bercandaan saat berkumpul dengan teman-teman sesama penikmat Idol tetapi hal tersebut bisa menjadi boomerang ketika kita berlebihan menganggap sang Idol seperti yang gue jabarkan diatas, dampak yang biasanya langsung kita terima adalah dianggap maniak bahkan gila oleh teman-teman kita sendiri, bagaimana tidak teman kita yang Idoling menggunakan logika tidak akan berpikir sampai sejauh itu berbeda dengan orang yang Idoling menggunakan hati.

Delusi tidaklah selalu buruk karena melatih imajinasi juga diperlukan untuk perkembangan otak tetapi jangan sampai merugikan diri kita sendiri, sisi positif dari berdelusi adalah kalian bisa menumpahkan imajinasi kalian lewat tulisan dengan berkarya siapa tau imajinasi kalian diminati banyak orang bisa menjadi salah satu sumber untuk bertemu dengan sang Idol atau hal lain yang bermanfaat..

TERLALU BERHARAP

Setelah tahap Kepedean & Delusi kalian lewati tahap selanjutnya yang menurut gue paling parah efek nya adalah BERHARAP BERLEBIHAN, di dalam tahap ini karena fans sudah merasa sangat dekat, sangat mengenal & sering bertemu dengan sang Idol (walau hanya ditempat Idoling) mereka akan mulai berpikir kalau saling memiliki rasa yang lebih dari sekedar hanya sebatas Fans - Idol. Ngarep biasanya terjadi kepada kaum penikmat Idol yang (maaf) 'Cheesy' disebabkan karena mereka belum terbiasa berkomunikasi atau dihibur oleh lawan jenis tetapi itulah tugas sang Idol yaitu menghibur fans nya jadi sedikit sekali atau mungkin tidak ada kasus Idol jatuh cinta terhadap fans nya, itulah sebabnya bisnis Idol tumbuh subur di Indonesia bahkan seluruh dunia. Efek dari ngarep sangatlah beragam biasanya sih hal-hal yang orang lain anggap tidak masuk akal seperti memberikan sesuatu yang bernilai mahal apapun itu bentuknya.


Cara menghindari jurang main hati terhadap Idol diantaranya:
- Tidak perlu kepedean dengan apa yang Idol lakukan ingat kalian bukanlah satu-satunya fans dari Idol tersebut, anggap saja apa yang dia lakukan itu untuk fans nya bukan hanya kamu seorang
-Gunakan delusi hanya untuk hal positif atau bahan bercandaan dengan teman-teman karena jujur gue sendiri capek sama orang yang menganggap Idol itu pacar atau kekasihnya apalagi jika dibicarakan dengan cara serius.
-Kalian tidak perlu berpikir terlalu jauh untuk menjalin hubungan lebih dari sekedar Fans - Idol apalagi ingin mewujudkan nya, maksimal hubungan yang bisa kalian jalin dengan Idol sebatas teman, karena ingat Idol diciptakan untuk menghibur kalian.

ini mungkin juga akan mengakibatkan pro-kontra tergantung dari cara kalian menanggapi kata-kata di dalam artikel, memang main hati sampai ngarep menjadi kekasih Idol jarang terjadi untuk fans Idol sekelas SNSD, Big Bang dan lain-lain tetapi kasus ini bisa terjadi atau sering terjadi di kalangan fans JKT48 apalagi Idol ini memiliki slogan "Idol You Can Meet".


"Menurut saya Idoling ini jangan sampai berlebihan karena itu tidak baik ,apalagi bila sampai melebih lebihkan seperti yang saya lihat di fanpage Facebook sampai Twitter sampai ada nama akun "JKT48 Tuhan Semesta Alam" dan sebagainya ini sungguh tidak baik bagi kita, Idoling yang sebenarnya adalah menurut saya kita cukup menikmati ,menghargai dan mendukung karya dari tokoh yang kita idolakan cukup itu saja"

Hikikomori, Fenomena Penyakit Sosial Di Kalangan Remaja Jepang



Jepang Merupakan negara maju terbesar di Asia. Tidak hanya maju secara ekonomi, tapi juga memiliki kemajuan di bidang teknologi, pendidikan, serta Informasi.




Namun disamping itu Jepang mengalami kemunduran di bidang sosial sebagai imbalan akan kemajuannya. Berbagai penyakit Psikologis menghantui masyaratat Jepang karena tingkat stress yang semakin tinggi. Bagi warga yang tidak bisa bertahan, mereka akan mengambil jalan pintas dengan mengahkiri hidupnya sendiri dengan anggapan semakin cepat mereka lepas dari tekanan. Selain itu Kemajuan juga mengubah cara bergaul di masyarakat. Penindasan oleh yang kuat terhadap yang lemah, serta pergaulan yang tanpa batas. Bagi korban penindasan, mereka akan menjadi orang yang pendiam tapi tetap terjun di masyarakat atau malah mengahkiri hidupnya. Selain itu juga terdapat orang yang ahkirnya menarik diri dari Pergaulan, orang-orang tersebut dijuluki Hikikomori.


Hikikomori berasal dari kata menarik diri. Kebanyakan hikikomori adalah laki-laki, walau ada juga yang perempuan. Faktor penyebab nya tidak begitu jelas, Namun kebanyakan publik menyalahkan faktor keluarga, dimana hilangnya figur seorang ayah karena bekerja dari pagi hingga larut malam hingga tidak sempat melakukan interaksi dengan anaknya, serta ibu yang dianggap terlalu memanjakan anaknya (mungkin karena jumlah anak yang dimiliki keluarga Jepang itu sedikit). Tekanan akademik di sekolah, pelecehan di sekolah (school bullying), dan video game di Jepang yang luar biasa menggoda. Mungkin bisa di bilang mereka menarik diri dari tekanan kompetisi pelajar, pelaku ekonomi atau pekerja di negara yang luar biasa kompetisi-nya. Jumlah pastinya tidak diketahui pasti, ada yang menghitung sekitar 1 persen dari populasi. Ini berarti sekitar 1 juta orang Jepang hikikomori. Hitungan yang lebih konservatif berkisar antara 100 ribu dan 320 ribu orang yang hikikomori. Mereka biasanya berusia 13-14 tahun, walau kadang ada orang yang menjadi hikikomori bahkan lebih dari 10tahun.


Mungkin orang akan menganggap hikikomori itu sama dengan otaku. Namun sebenarnya berbeda. otaku adalah orang yang memiliki minat atau hobi yang berlebihan sehingga mereka mengabaikan kegiatan yang lain, tapi mereka masih berinteraksi dengan keluarga atau tenyan di dunia nyata. Seperti penggemar komik yang berlebihan, atau orang yang suka dengan model kit secara berlebihan. Namun semua hikikomori itu otaku, karena pelarian dari beban mereka adalah dengan memfokuskan diri pada hal yang mereka sukai agar mereka tidak teringat akan sakitnya pergaulan sosial itu.


YAng mereka lakukan? tentu saja hanya diam dikamar dan bergulat dengan dunia maya, menonton anime, baca manga, bahkan terkadang aktivitas makan dan buang air kecil dilakukan dikamar. Walau tidak punya kamar mandi mereka akan menampunya di plastik atau botol.





Lantas bagaimana cara mereka memenuhi kebutuhannya. biasanya hikikomori akan keluar sebulan sekali untuk membeli perlengkapan "mengurung diri"nya, mereka tetap mendapat uang dari orangtua, bahkan terkadang mereka memaksa orangtua untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Hal yang terekstri adalah ada juga hikikomori yang menculik gadis kecil untuk "disimpan" sebagai "teman" di kamarnya. mereka mungkin akan melepaskan gadis tersebut klo mereka ingin, atau gadis itu harus mencari jalan keluarnya sendiri, atau dia tidak akan pernah bisa keluar lagi.


Tekanan disekolah sedikit banyak juga berpengaruh, misalnya karena pribadi itu terlalu gemuk, atau kurus, memiliki bentuk fisik yang berbeda dari yang lainnya seperti tinggi badan, atau karena dia memiliki kelebihan lain. Ada tulisan yang nyatakan bahwa ada hikikomori yang sebenarnya anak berbakat dalam bidang olahraga namun tidak memiliki kesempatan untuk menunjukkannya disekolah. Seperti pepatah jepang, paku yang menonjol akan dipalu untuk menjadi seragam. Di jepang, keseragaman adalah utama, penampilan dan respek (postur tubuh atau muka) adalah penting, maka pemberontakan akan kompetisi dilakukan dengan menarik diri.


Semakin tua seseorang hikikomori, semakin kecil kemungkinan dia bisa berkompeten di dunia luarnya. Bila setahun lebih hikikomori, ada kemungkinan dia tidak bisa kembali normal lagi untuk bekerja atau membangun relasi sosial dalam waktu lama, menikah misalnya. Beberapa tidak akan pernah meninggalkan rumah orang tuanya. Pada banyak kasus, saat orang tuanya meninggal atau pensiun akan menimbulkan masalah karena mereka tanpa kemampuan kerja dan sosial minimal – bahkan untuk membicarakan masalahnya dengan orang lain atau kantor pemerintah.


Hikikomori memang salah satu masalah bagi Jepang, setelah lebih dari satu dekade sebelumya menikmati kemajuan ekonomi yang luar biasa. Beberapa dekade terakhir ini, negara jepang masih bergulat mengembalikan kejayaan ekonominya walau masih jauh dari puncak sebelumnya. Akibatnya banyak lowongan kerja penuh waktu atau salariman (yang menerima gaji tetap tiap bulan dan akan menikmati uang pensiun) menjadi hal yang sulit di dapat. Walau pekerjaan paruh waktu tetap banyak, tetapi kemapanan bekerja di satu perusahaan dengan gaji tetap tiap bulan dan menikmati keamanan uang pensiun merupakan angan-angan sebagian besar pekerja di Jepang. Satu sebab lainnya adalah kultur gender, dimana anak laki-laki mendapat tekanan untuk sukses di bidang akademik dan pekerjaan dibanding anak perempuan. Seperti biasa, sekolah dari pagi hingga sore kemudian dilanjutkan dengan sekolah private untuk persiapan masuk universitas hampir selama tujuh hari seminggu . Karena hanya dengan masuk universitas bergengsi (Universitas Tokyo, misalnya), mereka bisa di rekrut masuk dalam kelas pekerja tetap dan menikmati pensiun. Sisanya bekerja di pekerjaan paruh waktu atau tanpa pekerjaan sama sekali, yang tidak memberikan keamanan finansial yang tetap.


Dimana pada satu titik, beberapa merasa masa bodoh dengan tekanan ini, keluar dari jalur kompetisi dan menutup dirinya – hikikomori. Alhasil ada sekelompok pemuda yang tidak bisa dan tidak akan ikut dalam kelas pekerja Jepang – yang terkenal pekerja keras itu.


Walau para hikikomori tidak memiliki teman di dunia nyata tapi mereka memiliki jaringan para hikikomori didunia maya. Kegiatannya? tentu saja berbagi informasi tentang game yang baru release, atau ada anime baru, atau tentang artis cantik yang menjadi idola remaja. dan mereka berinteraksi tanpa pernah bertemu satu sama lain.


Mungkin Fenomena ini belum banyak ada di Indonesia, namun kita perlu mewaspadainya mulai dari sekarang. Menjaga interaksi yangbaik dengan keluarga juga merupakan usaha pencegahan, keterbukaan satu sama lain, support, serta mau mendengarkan merupakanbantuan yang tepat bagi orang terutama dalam keluarga kita supaya mereka tidak semakin tertekan hingga ahkirnya terjerumus ke hal-hal negatif.







"Seharusnya manusia adalah makhluk sosial yang seharusnya bisa bergaul dengan orang lain dan tidak berdiam diri saja dirumah. Apa lagi sampai mengurung diri ,kita harus bisa bersosialisasi dan dengan begitu kita bisa mendapatkan teman serta koneksi. Tentu nya Hikkikomori ini juga terjadi karena teknologi informasi yang semakin maju sehingga kita dapat berkomunikasi tanpa harus bertatap muka langsung. jadi seharusnya kita menggunakan teknologi informasi dengan baik juga jangan sampai over dalam menggunakannya karena bisa jadi kita menjadi hikkikomori juga. mulai dari sekarang. Menjaga interaksi yangbaik dengan keluarga juga merupakan usaha pencegahan, keterbukaan satu sama lain, support, serta mau mendengarkan merupakanbantuan yang tepat bagi orang terutama dalam keluarga kita supaya mereka tidak semakin tertekan hingga ahkirnya terjerumus ke hal-hal negatif."


Sumber

Wednesday, October 16, 2013

BAHASA ALAY DI KALANGAN REMAJA PENGGUNA FACEBOOK



Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menunjukkan jati dirinya dalam peradaban manusia. Diawali dari perkembangan komputer, telepon seluler, hingga internet yang terus berkembang semakin memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi, bekerjasama, mengidentifikasikan diri, dan berekspresi. 

Perkembangan zaman dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi secara tidak langsung membawa perubahan pada bahasa, dalam hal ini adalah bahasa Indonesia. Bahkan tidak hanya bahasa Indonesia saja yang mengalami perubahan, akan tetapi juga bahasa daerah. Perubahan tersebut terlihat pada kalangan remaja saat mengirim short message service (SMS), berkomunikasi dalam jejaring sosial dengan facebook, twiter dan lain sebagainya. Bahasa yang mereka gunakan dalam sms atau jejaring sosial tersebut sudah tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Mereka telah melakukan komodifikasi bahasa dengan menciptakan tulisan-tulisan dan simbol-simbol baru dalam kata-kata bahasa Indonesia. Bahasa inilah yang sekarang biasa disebut sebagai bahasa alay.

Dalam bahasa alay, remaja sudah tidak menyingkat kata lagi, namun sudah merubah kosa kata dan cara penulisannya. Kadang cara penulisannya bisa membuat sakit mata orang yang membaca karena menggunakan huruf besar kecil yang diacak ditambah dengan angka, karakter tanda baca dan bahasa asing khususnya bahasa Inggris. Bahkan arti kosa katanya pun biasanya jauh dari yang dimaksud. Misalnya dalam kalimat 4KU 8!54 m3n4n9 (aku bisa menang) atau aqwu saiaank kmueh (aku sayang kamu).

Dalam jejaring facebook, penggunaan bahasa alay bisa terlihat dari aktivitas penulisan nama akun, status, komentar dan info profil di wall atau dinding pengguna facebook. Misalnya saja penulisan nama akun seperti Rieva Celalubuat BundaHika Saaiiyiiaangnyiiaa Itsuki, dan Yafika Cuah Iliexk

Bahasa alay di dalam facebook  sesungguhnya hanya berupa format tulisan (teks), bukan bahasa verbal. Bahasa alay di dalam facebook hampir tidak mungkin dipakai dalam pembicaraan sehari-hari. Bahasa alay sendiri diminati oleh sebagian remaja  karena dinilai sesuai dengan jiwanya yang bebas dan beda dengan yang lain. Remaja ingin dinilai sebagai anak yang tidak ketinggalan maka mereka beralih dari penulisan yang biasa menjadi penulisan dengan gaya alay. Dengan demikian, fenomena alay sesungguhnya memiliki kemiripan dengan fenomena anak gaul. Lebih sederhananya, bahasa alay adalah salah satu varian bahasa gaul kontemporer. Di zaman tahun 80-an atau 90-an dikenal bahasa prokem sebagai bahasa gaul. Zaman selalu berubah sehingga bahasa gaul juga mengalami perubahan, dan hadirlah sekarang bahasa alay. 



Sejarah perkembangan bahasa alay ada bermacam-macam versi. Ada yang menyebutkan bahasa alay muncul pertama kalinya sejak ada program SMS (Short Message Service) atau pesan singkat dari layanan operator yang mengenakan tarif per karakter ataupun per SMS yang berfungsi untuk menghemat biaya. Namun dalam perkembangannya kata-kata yang disingkat tersebut semakin melenceng dan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Ada versi lain menyebutkan bahasa alay muncul sekitar tahun 1970-an oleh sekelompok preman yang ingin melakukan aksi kejahatan dan menciptakan bahasa sandi agar tidak terlacak oleh polisi. Bahasa sandi tersebut kemudian berkembang dari tahun ke tahun. Versi lainnya menyebutkan bahasa alay berasal dari anak layangan, anak lebay, atau anak kelayapan. Fenomena anak layangan ini adalah simbol dari anak di kampung yang ingin tampil beda untuk mendapatkan perhatian baik dengan cara mengubah penampilan dan meningkatkan kenarsisan. Mereka juga menciptakan bahasa khusus yang hanya dimengerti kalangan mereka.  Akhirnya muncullah bahasa alay yang menggambarkan sekelompok anak muda yang ingin menunjukkan eksistensinya.

Bahasa alay merupakan salah satu cerminan remaja.  Masa remaja, ditinjau dari segi perkembangan merupakan masa kehidupan manusia yang paling menarik dan mengesankan. Masa remaja mempunyai ciri antara lain petualangan, pengelompokan (klik), dan “kenakalan” (Sumarsono, 2007:150). Remaja selalu ingin mencoba berbagai hal-hal baru ingin merasakan kebebasan dari aturan yang dirasa terlalu mengekang. Pengekangan ini membatasi mereka untuk mengekspresikan diri secara terbuka atau frontal. Akibatnya mereka menggunakan cara-cara lainnya. Salah satunya dengan penggunaan bahasa sebagai sistem tanda yang digunakan untuk menyampaikan sesuatu. Lewat sistem inilah mereka mencoba mengungkapkan rahasia mereka kepada teman sebaya yang dirasakan mengerti kondisi mereka.

Selain dalam sms atau jejaring sosial seperti facebook dan twitter, bahasa alay juga banyak ditemukan di televisi, radio, majalah, bahkan koran. Terutama pada hal-hal yang berkaitan langsung dengan remaja, misalnya acara-acara dan iklan-iklan di televisi yang menjadi sajian utama yang memang ditujukan kepada para remaja atau di rubrik-rubrik majalah dan koran yang berkaitan dengan remaja. Hal tersebut membuat penyebaran bahasa alay di kalangan remaja menjadi semakin pesat.

Kemunculan bahasa alay tidak hanya terjadi di ibukota Jakarta dan Bandung, akan tetapi sudah meluas ke kota-kota yang lainnya. Salah satunya adalah Surabaya. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh kecanggihan teknologi dan informasi yang bisa diakses dari berbagai seluruh penjuru dunia, sehingga budaya dari wilayah satu dengan mudah bisa masuk ke wilayah yang lainnya. Salah satu fenomena bahasa alay di Surabaya terlihat dari aktivitas remaja menggunakan bahasa tersebut di jejaring sosial facebook.


DAFTAR RUJUKAN




Sumber Buku:

Kridalaksana, Harimurti. 1985. Fungsi Bahasa dan Sikap Bahasa. Flores: Nusa Indah.

Mustakim. 1994. Membina Kemampuan Berbahasa: Panduan ke Arah Kemahiran Berbahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Nababan , P.W.J. 1993. Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Ritzer, George. 2007. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Sumarsono. 2007. Sosiolinguistik. Yogyakarta: SABDA.

SVD, Bernard Raho. 2007. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Sumber Internet:

Anonym. 2009. (Online). (http://repository.upi.edu/operator/upload/t_bind_0909635_chapter2.pdf. Diakses pada Selasa, 12 Juni 2012).

CJP, Andreas Ideanov. 2012. Bahasa Alay yang Merusak. (Online). (http://www.wima.ac.id/uploads/fakultas_filsafat/Cogito_Mei%2712_jadi.pdf. Diakses pada Selasa, 12 Juni 2012).

http://id.wikipedia.org/wiki/pengertianfacebook. Diakses pada Selasa, 12 Juni 2012.

http://kamusmania.com/artikel/5-bahasa-alay. Diakses pada Selasa, 12 Juni 2012.

Mustafa, Hasan. 2000. Teknik Sampling. (Online). (http://home.unpar.ac.id/~hasan/SAMPLING. Diakses pada Rabu, 13 Juni 2012).

Nasrullah, Rusli dan Adi Onggoboyo. Konstruksi Identitas Melalui Bahasa Alay di Dunia Virtual. (Online). (http://Adionggo.Pbworks.Com/W/file/fetch/47345135/Konstruksi%20Identitas%20Virtual%20Alay.pdf. Diakses pada Selasa, 12 Juni 2012).

Wicaksono, Andri. 2011. Tinjauan Sosiolinguistik Bahasa Alay Dalam Konstelasi Kebahasaan Saat Ini. (Online).(http://andriew.blogspot.com/2011/02/tinjauan-sosiolinguistik-bahasa-alay.html. Diakses pada Selasa, 12 Juni 2012).


"Sebenarnya sah-sah saja bagi remaja yang menggunakan bahasa alay, karena hal tersebut merupakan bentuk kreatifitas mereka . Namun sebaiknya penggunaan bahasa alay dapat digunakan sesuai dengan situasi dan kondisi atau tidak digunakan pada situasi formal. Misalnya pada saat berbicara dengan teman. Tetapi juga jangan sampai menghilangkan budaya berbahasa Indonesia kita. Karena biar bagaimanapun bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa kebanggaan kita dan wajib untuk dijaga serta dilestarikan. Atau pada komunitas yang mengerti dengan bahasa Alay tersebut. Kita boleh menggunakannya, akan tetapi jangan sampai menghilangkan budaya berbahasa Indonesia. Karena bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi kenegaraan dan lambang dari identitas nasional, yang kedudukannya tercantum dalam Sumpah Pemuda dan UUD 1945 Pasal 36."


Sumber

Jajal nulis


Hai gua nulis ini pagi pagi sambil minum milo dingin dan ini pertama kalinya gua nulis blog jadi "hai" salam kenal gua azzo ya gua si pengennya dipanggil gitu tp temen gua kadang manggilnye beda beda jadi nama gua sebenernya Muhammad Azzohabi .

Di postingan kali ini mungkin kenalan aja dulu laah ,latar belakang gua ya gua baru lulus SMA ditaun ini gua orang depok daerah yang gajelas dimana berada ini wahahah, sebenernya gua bikin blog gara gara disuruh bikin sih ama pihak kampus , yaudah ini postingan perdana gua keep on read !